Search
Engine
·
Pengertian
Search Engine adalah Mesin pencari web atau yang lebih dikenal dengan istilah
web search engine merupakan program komputer yang dirancang untuk mencari
informasi yang tersedia didalam dunia maya. Berbeda halnya dengan direktori web
(seperti dmoz.org) yang dikerjakan oleh manusia untuk mengelompokkan suatu
halaman informasi berdasarkan kriteria yang ada, web search engine mengumpulkan
informasi yang tersedia secara otomatis.
·
Cara
Kerja dari Search Engine
Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari www. Halaman-halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag).
Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari www. Halaman-halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag).
Data
tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam
pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan
seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi
tentang halaman web itu sendiri.
·
Komponen
utama dalam Search Engine
Sebuah search engine memiliki beberapa komponen agar dapat menyediakan layanan utamanya sebagai sebuah mesin pencari informasi. Komponen tersebut antara lain :
Sebuah search engine memiliki beberapa komponen agar dapat menyediakan layanan utamanya sebagai sebuah mesin pencari informasi. Komponen tersebut antara lain :
1.
Web
Crawler
Web crawler atau yang dikenal
juga dengan istilah web spider bertugas untuk mengumpulkan semua informasi yang
ada di dalam halaman web. Web crawler bekerja secara otomatis dengan cara
memberikan sejumlah alamat website untuk dikunjungi serta menyimpan semua
informasi yang terkandung didalamnya. Setiap kali web crawler mengunjungi
sebuah website, maka dia akan mendata semua link yang ada dihalaman yang
dikunjunginya itu untuk kemudian di kunjungi lagi satu persatu.
2.
Indexing
system
Indexing system bertugas untuk menganalisa halaman web
yang telah tersimpan sebelumnya dengan cara mengindeks setiap kemungkinan term
yang terdapat di dalamnnya. Data term yang ditemukan disimpan dalam sebuah
database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya.
Tujuan dari penyimpanan data berupa indeks adalah
untuk performansi dan kecepatan dalam menemukan informasi yang relevan
berdasarkan inputan user. Tanpa adanya indeks, search engine harus melakukan
scan terhadap setiap dokumen yang ada didalam database. Hal ini tentu saja akan
membutuhkan proses sumber daya yang sangat besar dalam proses komputasi.
Sebagai contoh, indeks dari 10.000 dokumen dapat diproses dalam waktu beberapa
detik saja, sedangkan penulusuran secara berurutan setiap kata yang terdapat di
dalam 10.000 dokumen akan membutuhkan waktu yang berjam lamanya. Tempat
tambahan mungkin akan dibutuhkan di dalam computer untuk penyimpanan indeks,
tapi hal ini akan terbayar dengan penghematan waktu pada saat pemrosesan
pencarian dokumen yang dibutuhkan.
3.
Search
system
Search system inilah yang berhubungan langsung dengan
pengguna, meyediakan hasil pencarian informasi yang diinginkan. Ketika seorang
pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan kata pencarian biasanya
dengan beberapa kata kunci, search system akan mencari data dari indeks
database, data yang cocok kemudian akan ditampilkan, biasanya disertai
ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.
No comments:
Post a Comment